Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Apa itu Blockchain Layer 0, 1, 2, 3

Arsitektur blockchain adalah struktur dan desain dasar dari jaringan blockchain. Ini mengacu pada berbagai komponen dan layer yang membentuk blockchain dan bagaimana mereka berfungsi bersama untuk memungkinkan pencatatan transaksi yang aman dan transparan pada platform terdesentralisasi.

Blockchain adalah buku besar terdesentralisasi dan terdistribusi yang memungkinkan banyak pihak mencatat transaksi pada platform yang aman dan transparan. Ini terdiri dari rantai blok, di mana setiap blok berisi catatan beberapa transaksi. Blok-blok tersebut dihubungkan bersama dalam urutan kronologis, membentuk catatan permanen dari semua transaksi yang terjadi di jaringan.

Arsitektur blockchain terdiri dari beberapa lapisan, yang masing-masing melayani tujuan tertentu dan berkontribusi pada keseluruhan fungsi jaringan. layer-layer tersebut antara lain:

  1. Layer aplikasi: Ini adalah layer paling atas dari arsitektur blockchain, yang dapat dilihat oleh pengguna. Ini terdiri dari antarmuka pengguna, seperti aplikasi web atau seluler, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan blockchain dan mengakses layanan yang disediakannya.
  2. Layer middleware: Layer middleware berada di antara layer aplikasi dan layer inti blockchain. Ini terdiri dari berbagai program perangkat lunak dan protokol yang memungkinkan integrasi blockchain dengan sistem dan aplikasi lain. Layer ini bertanggung jawab untuk mengaktifkan komunikasi antara berbagai komponen jaringan blockchain.
  3. Core Blockchain Layer: Core Blockchain Layer adalah jantung dari arsitektur blockchain. Ini terdiri dari blockchain itu sendiri, yang merupakan buku besar terdesentralisasi dan terdistribusi dari semua transaksi yang telah terjadi di jaringan. Blockchain dikelola oleh jaringan node, yaitu komputer yang memvalidasi dan mencatat transaksi di buku besar. Core Blockchain Layer juga mencakup mekanisme konsensus, yang menentukan bagaimana transaksi baru ditambahkan ke blockchain dan bagaimana konflik diselesaikan.
  4. Layer Nework: Layer Network adalah dasar dari arsitektur blockchain. Ini terdiri dari infrastruktur dasar, seperti internet dan sistem telekomunikasi, yang memungkinkan komunikasi dan pertukaran data antara berbagai komponen jaringan blockchain.

Singkatnya, blockchain adalah sistem kompleks yang terdiri dari beberapa layer yang bekerja bersama untuk memungkinkan pencatatan transaksi yang aman dan transparan pada platform terdesentralisasi. Ini memungkinkan banyak pihak untuk berkolaborasi dan melakukan transaksi tanpa memerlukan otoritas pusat, memungkinkan keamanan, transparansi, dan efisiensi yang lebih besar.

Layer aplikasi menyediakan antarmuka pengguna, Layer middleware memungkinkan integrasi blockchain dengan sistem lain, Layer inti blockchain terdiri dari buku besar terdesentralisasi dan mekanisme konsensus, dan Layer jaringan menyediakan infrastruktur dasar untuk komunikasi dan pertukaran data.

Sekarang setelah Anda mempelajari tentang layer Blockchain, mari gali level lebih dalam. Layer ini sering disebut sebagai "layer 0" sampai "layer 3", dengan layer 0 sebagai layer terendah dan layer 3 sebagai layer tertinggi. Mari kita pahami makna masing-masing Blockchain Layer 0, 1, 2, 3.

Mengenal Apa itu Blockchain Layer 0, 1, 2, 3

Blockchain Layer 0

Ini adalah dasar dari arsitektur blockchain. Ini terdiri dari infrastruktur dasar, seperti internet dan sistem telekomunikasi, yang memungkinkan komunikasi dan pertukaran data antara berbagai komponen jaringan blockchain.

Blockchain Layer 1

Layer 1 terdiri dari layer inti blockchain, yang merupakan jantung dari arsitektur blockchain. Ini terdiri dari blockchain itu sendiri, yang merupakan buku besar terdesentralisasi dan terdistribusi dari semua transaksi yang telah terjadi di jaringan.

Blockchain dikelola oleh jaringan node, yaitu komputer yang memvalidasi dan mencatat transaksi di buku besar. Layer inti blockchain juga mencakup mekanisme konsensus, yang menentukan bagaimana transaksi baru ditambahkan ke blockchain dan bagaimana konflik diselesaikan.

Blockchain Layer 2

Layer 2, atau layer middleware, berada di antara layer blockchain inti dan layer aplikasi. Ini terdiri dari berbagai program perangkat lunak dan protokol yang memungkinkan integrasi blockchain dengan sistem dan aplikasi lain. layer ini bertanggung jawab untuk mengaktifkan komunikasi antara berbagai komponen jaringan blockchain.

Blockchain Layer 3

Layer 3, atau layer aplikasi, adalah layer paling atas dari arsitektur blockchain, yang dapat dilihat oleh pengguna. Ini terdiri dari antarmuka pengguna, seperti aplikasi web atau seluler, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan blockchain dan mengakses layanan yang disediakannya.

Kita juga bisa mengatakan,

Layer 0 menyediakan infrastruktur dasar, Layer 1 terdiri dari buku besar terdesentralisasi dan mekanisme konsensus, Layer 2 memungkinkan integrasi blockchain dengan sistem lain, dan Layer 3 menyediakan antarmuka pengguna.

Singkatnya, arsitektur blockchain terdiri dari beberapa layer yang bekerja bersama untuk memungkinkan pencatatan transaksi yang aman dan transparan pada platform terdesentralisasi.

IDMRHx
IDMRHx CEO portalcrypto.xyz

إرسال تعليق for "Mengenal Apa itu Blockchain Layer 0, 1, 2, 3"